Berita  

70 Tokoh Lintas Profesi Dukung Pembebasan Aktivis Saiful Amin di Kediri

LBH Al-Faruq Kediri ajukan penangguhan penahanan aktivis Saiful Amin ke Polresta Kediri. 70 tokoh lintas profesi jadi penjamin, dukungan publik mengalir.
LBH Al-Faruq Kediri ajukan penangguhan penahanan aktivis Saiful Amin ke Polresta Kediri. 70 tokoh lintas profesi jadi penjamin, dukungan publik mengalir.

Fakta Warga, Kediri – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Al-Faruq Kediri resmi mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap aktivis Saiful Amin ke Polresta Kediri, Rabu (10/9/2025). Upaya ini disertai dukungan dan jaminan dari 70 tokoh lintas profesi, mulai dari pengasuh pesantren, dosen, sejarawan, hingga tokoh ormas.

Saiful Amin, yang juga dikenal sebagai Sam Oemar, merupakan Koordinator Lapangan aksi unjuk rasa di Mapolres Kediri Kota pada 30 Agustus 2025. Ia ditangkap polisi pada 2 September dini hari di kawasan Rejomulyo, Kota Kediri, dan dijerat pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

Ketua LBH Al-Faruq Kediri, Taufik Dwi Kusuma (Taufik DK), mengatakan bahwa dukungan luas terhadap Saiful Amin menunjukkan kepercayaan publik terhadap kiprahnya sebagai pegiat demokrasi.

“Ada pengasuh pesantren, sejarawan, dosen, hingga tokoh ormas yang bersedia menjamin. Banyak sahabat dan senior menilai Saiful Amin adalah pejuang demokrasi,” ujarnya.

Baca Juga: Direktur Lokataru Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Dugaan Provokasi Aksi Anarkis

Taufik menegaskan, pengajuan penangguhan ini dilakukan dengan tetap menghormati proses hukum. Ia berharap dukungan 70 penjamin menjadi pertimbangan aparat penegak hukum bukan hanya untuk menangguhkan penahanan, tetapi juga membebaskan Saiful Amin dari segala sangkaan.

“Ini harus menjadi pertimbangan aparat untuk membebaskan segala sangkaan, termasuk tuduhan menghasut,” imbuhnya.

Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana, membenarkan pihaknya telah menerima surat permohonan tersebut dan segera meneruskannya ke pimpinan untuk dikaji. “Sudah kami terima dan kami teruskan ke pimpinan,” katanya.

Pesan Saiful Amin dari Balik Jeruji

Dalam surat tertanggal 8 September 2025 dari balik sel Polres Kediri Kota, Saiful Amin menyampaikan rasa berat hatinya melihat banyak pihak repot mengurus kasusnya. Namun ia menegaskan yang paling penting adalah perjuangan bersama yang sedang mereka upayakan.

Ia juga mengajak rekan-rekannya dari Sekitar Institute, Kios Domisili Sekitar, dan Komite Politik untuk terus menyampaikan keyakinan mereka. Saiful turut mengingatkan adanya kawan-kawan lain yang tertangkap dalam kondisi lebih buruk akibat situasi hidup yang tidak adil.

Pengacaranya menolak tuduhan penghasutan terhadap Saiful Amin karena massa aksi yang dipimpinnya telah dibubarkan sebelum terjadi kericuhan. Menurutnya, Saiful bukan aktor intelektual di balik kerusuhan, sehingga polisi perlu mengungkap pihak yang menunggangi aksi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *