Fakta Warga – Ketua terpilih Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) Kalimantan Barat, Dr. Ita Nurcholifah, S.EI., M.M., menegaskan komitmennya untuk memajukan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalbar melalui program yang terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Pembentukan kepengurusan APIMSA Kalimantan Barat berlangsung di Cafe RBK Reformasi Pontianak, Jumat (31/10/2025), dan menetapkan Dr. Ita Nurcholifah sebagai Ketua Wilayah periode 2025–2030.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pelaku UMKM di Kalimantan Barat yang sepakat membentuk kepengurusan wilayah guna memperkuat jaringan, kapasitas, serta pemberdayaan ekonomi pelaku usaha daerah.
Asosiasi ini juga bertujuan mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas, mengembangkan kemitraan strategis lintas sektor, serta mengadvokasi kebijakan yang berpihak kepada pengusaha kecil dan menengah.
Dalam penyampaiannya, Dr. Ita Nurcholifah menegaskan bahwa APIMSA Kalbar akan menjadi organisasi yang inklusif, progresif, dan berorientasi pada pemberdayaan nyata bagi pelaku UMKM. Ia menilai bahwa kemajuan sektor usaha mikro dan menengah di Kalimantan Barat hanya dapat terwujud melalui semangat kebersamaan, sinergi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“APIMSA Kalbar akan menjadi rumah besar bagi para pelaku UMKM untuk saling belajar, tumbuh, dan berkembang bersama. Kami bertekad membangun ekosistem usaha yang kuat, berbasis kolaborasi dan pemberdayaan,” ujar Dr. Ita Nurcholifah.
Baca Juga: Sugioto Terima Gelar Dato Sri Yudha Pakunegara, Simbol Harmoni Kalbar
Ia menambahkan bahwa ke depan APIMSA Kalbar akan fokus pada pelatihan kewirausahaan, digitalisasi usaha, peningkatan literasi keuangan, serta memperluas kerja sama dengan lembaga pemerintah dan mitra swasta untuk membuka akses pasar dan pembiayaan bagi pelaku UMKM di Kalimantan Barat.
Sementara itu, Mulyadi Tawik selaku mandataris pembentukan APIMSA Kalimantan Barat yang juga selaku Anggota DPRD Prov. Kalbar, menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang baru dapat menjadi motor penggerak bagi tumbuhnya semangat kewirausahaan di daerah.
“Saya berharap kehadiran APIMSA Kalbar di bawah kepemimpinan Ibu Ita dapat menjadi wadah pemersatu dan penggerak ekonomi rakyat. Semoga organisasi ini mampu menciptakan ruang kolaborasi yang konkret dan memberikan dampak nyata bagi pengusaha kecil dan menengah di Kalimantan Barat,” ungkap Mulyadi Tawik.
Dengan semangat kolaborasi dan kemandirian, Dr. Ita berharap APIMSA Kalbar dapat menjadi penggerak utama kebangkitan ekonomi daerah. Ia meyakini bahwa kekuatan ekonomi Kalimantan Barat berawal dari pengusaha kecil dan menengah yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.
“Kami percaya, jika pelaku UMKM di Kalbar kuat, maka ekonomi daerah pun akan tumbuh lebih tangguh,” tegasnya.




