Fakta Warga – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang menegaskan kembali komitmen perusahaan dalam perbaikan ruas jalan Pelang–Sei Kepuluk. Jalur utama yang menjadi urat nadi mobilitas warga dan distribusi barang. Proyek ini di tangani melalui skema gotong royong antara dana APBD dan kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan evaluasi rutin penting di lakukan untuk memastikan progres perbaikan di lapangan, terlebih menjelang musim hujan.
“Perusahaan yang sudah berkomitmen harus segera bergerak. Jika terlambat, hujan akan menghambat pekerjaan,” ujarnya dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda, DPRD, aparat penegak hukum, serta perwakilan perusahaan di Kantor Bupati, Selasa (10/9/2025).
Baca Juga: Tepati Janji, DPRD Kalbar Serahkan Langsung Tuntutan Mahasiswa dan Masyarakat ke DPR RI
Sejauh ini enam segmen jalan telah diperbaiki. Pemerintah menargetkan penanganan berlanjut ke segmen ketujuh, termasuk pembangunan drainase di sisi kiri dan kanan jalan, sebelum masuk tahap pemeliharaan menuju konstruksi permanen.
Alex mengapresiasi dukungan perusahaan yang sudah terlibat, namun menekankan agar proyek bersama ini tidak berlarut-larut.
“Jalan ini bukan hanya untuk pemerintah, melainkan untuk masyarakat Ketapang,” katanya.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan menjadi kunci membangun pemerataan dan menciptakan iklim investasi yang sehat. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, aparat keamanan, dan masyarakat dapat mempercepat pembangunan sekaligus menekan angka kemiskinan di Ketapang.




