Fakta Warga – Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (UNU Kalbar) menyelenggarakan rapat perdana panitia pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Dewan Energi Nasional Republik Indonesia di Kopi Asenk Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada 5 Februari 2026.
Rapat tersebut dihadiri seluruh panitia pelaksana, Sri Puji Hastuti selaku Sekretaris Panitia, serta perwakilan dari Wali Kota Pontianak.
Dalam rapat tersebut dibahas pemaparan konsep kegiatan, perencanaan teknis, serta strategi pelaksanaan di lapangan.
Ketua panitia menekankan pentingnya koordinasi, profesionalitas, serta komitmen seluruh panitia demi tercapainya pelaksanaan kegiatan yang efektif, berkualitas, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Zikal Okta Syahtria, selaku Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga strategis negara dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“Kegiatan ini kami rancang bukan sekadar sosialisasi, tetapi sebagai ruang kolaborasi antara kampus dan lembaga strategis negara. Harapannya, dari forum ini lahir kesadaran bersama tentang pentingnya ketahanan energi nasional serta peran generasi muda dalam menjaganya,” ujar Zikal.
Sosialisasi tersebut rencananya akan diselenggarakan pada 17–19 April 2026. Kegiatan akan dikemas dalam format workshop edukatif yang menghadirkan empat narasumber dari Dewan Energi Nasional Republik Indonesia.
Selain itu, kegiatan juga akan dilengkapi dengan agenda jalan sehat serta silaturahmi yang melibatkan civitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat bersama Dewan Energi Nasional Republik Indonesia sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan dan kebersamaan.
UNU Kalbar berharap kegiatan ini mampu menjadi pusat edukasi dan penguatan kesadaran publik terhadap pentingnya pengelolaan energi nasional yang berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan Dewan Energi Nasional Republik Indonesia dalam membangun ketahanan energi yang berorientasi pada masa depan bangsa.




