Fakta Warga – Rapat pleno pembentukan Badan Persaudaraan Antariman (BERANI) Kabupaten Ketapang resmi digelar di Kantor DPC PKB Ketapang. Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPC PKB Ketapang Fathol Bari, Ketua DPW BERANI Kalimantan Barat Darma Wijaya, serta jajaran pengurus dan relawan dari berbagai kecamatan.
Kegiatan yang berlangsung pada 12 November 2025 itu berjalan hangat dan penuh semangat kebersamaan. Melalui musyawarah mufakat, peserta rapat menetapkan Rusyadi sebagai Ketua BERANI Kabupaten Ketapang.
Ketua DPC PKB Ketapang, Fatholl Bahri, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terbentuknya BERANI di Ketapang daerah yang di kenal memiliki keragaman budaya dan agama yang kuat.
“Saya sangat mengapresiasi langkah pembentukan BERANI di Ketapang. Kita hidup di daerah yang sangat heterogen, dengan keberagaman agama, suku, ras, dan budaya yang luar biasa,” ujar Fathol Bari.
Ia berharap keberadaan BERANI dapat menjadi wadah penting bagi masyarakat lintas iman untuk memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.
“Saya berharap BERANI dapat menjadi pengikat hubungan antarumat beragama, sekaligus ruang yang menampung serta menyatukan aspirasi masyarakat Ketapang,” tambahnya.
Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Siapkan RUU Redenominasi Rupiah
Sementara itu, Ketua terpilih Rusyadi menyatakan komitmennya untuk segera membentuk kepengurusan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
“Kami siap menjadi jembatan dialog lintas iman dan melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua DPW BERANI Kalimantan Barat, Darma Wijaya, menyebut terbentuknya BERANI Ketapang sebagai langkah strategis dalam memperluas jaringan gerakan lintas iman di Kalbar.
“BERANI hadir untuk memperkuat nilai kemanusiaan, toleransi, dan kebersamaan di setiap daerah. Ketapang menjadi salah satu tonggak penting bagi gerakan ini,” tuturnya.
Dengan resmi berdirinya BERANI di Kabupaten Ketapang, semangat kerukunan antarumat beragama di harapkan semakin kokoh, menghadirkan warna baru dalam upaya membangun persatuan dan kedamaian di Bumi Kalimantan Barat.




