PMII Pontianak Raya Gelar Gen Z Talk x BGN, Bahas Peran Program MBG Menuju Indonesia Emas 2045

PMII Pontianak Raya Gelar “Gen Z Talk x BGN”, Bahas Peran MBG Menuju Indonesia Emas 2045

Pontianak — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pontianak Raya menggelar dialog publik bertajuk “Gen Z Talk x BGN” pada Sabtu (16/5/2026) di Aula Dinas Wakil Wali Kota Pontianak. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi antara generasi muda dengan pemangku kebijakan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045.

Acara tersebut menghadirkan Agus Kurniawi selaku Kepala Regional Badan Gizi Nasional Kalimantan Barat bersama jajaran BGN. Kegiatan ini juga dihadiri pengurus PMII Pontianak Raya, kader PMII, serta perwakilan pelajar dari beberapa sekolah di Pontianak yang turut berpartisipasi sebagai delegasi peserta.

Dalam sambutannya, Ketua Cabang PMII Pontianak Raya menyampaikan bahwa forum tersebut digelar untuk membangun pemahaman bersama di tengah beragam pertanyaan publik mengenai arah kebijakan BGN dan implementasi program MBG. Menurutnya, generasi muda perlu diberikan ruang untuk berdiskusi, menyampaikan pandangan, serta mengkritisi kebijakan secara terbuka dan konstruktif.

Baca Juga : PMII Pontianak Raya Dorong Gen Z Kawal Program MBG demi Indonesia Emas 2045

Sementara itu, dalam pemaparannya, Agus Kurniawi menegaskan bahwa program MBG merupakan kebijakan strategis nasional yang menjadi bagian dari pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap sektor kesehatan, pendidikan, hingga perekonomian daerah.

Dari sisi kesehatan, MBG diharapkan dapat membantu menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas gizi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak. Dalam sektor pendidikan, program ini dinilai mampu meningkatkan konsentrasi belajar dan kehadiran siswa di sekolah karena kebutuhan nutrisi mereka lebih terpenuhi.

Selain itu, Agus juga menyoroti dampak ekonomi dari program tersebut melalui keterlibatan tenaga kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta pemberdayaan pelaku UMKM lokal sebagai penyedia bahan pangan. Menurutnya, program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam pelaksanaannya, BGN terus melakukan evaluasi terhadap kualitas menu dan standar produksi makanan di setiap titik layanan. Agus juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya program agar kualitas makanan dan distribusi tetap sesuai standar.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, di mana peserta menyampaikan pertanyaan, kritik, dan masukan secara langsung. Melalui forum ini, PMII Pontianak Raya berharap generasi muda semakin memahami pentingnya program MBG dan mampu berperan aktif dalam mengawal implementasinya menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *