Jakarta, 5 Desember 2024 – Sebuah petisi daring yang mendesak pencopotan Gus Miftah dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog Antaragama dan Peradaban tengah menjadi sorotan publik. Petisi ini, yang diluncurkan di laman Change.org, telah mengumpulkan puluhan ribu tanda tangan hanya dalam waktu beberapa hari sejak diterbitkan pada Rabu, 4 Desember 2024.
Para penggagas petisi menilai bahwa tindakan dan ucapan Gus Miftah dalam beberapa kesempatan tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung tinggi oleh seorang utusan khusus presiden. Salah satu insiden yang memicu protes publik adalah video viral yang memperlihatkan Gus Miftah berkomentar tidak pantas terhadap seorang pedagang es teh di Magelang, Jawa Tengah. Kejadian tersebut memicu gelombang kritik di media sosial dan tagar seperti #GusMiftahBerhenti menjadi trending topic.
Selain itu, sejumlah tokoh publik, termasuk figur nasional dan selebritas, turut bersuara menanggapi insiden ini. Beberapa di antaranya menyerukan pentingnya evaluasi terhadap pejabat yang memegang posisi strategis. “Perilaku tersebut tidak mencerminkan peran Gus Miftah sebagai duta toleransi dan perdamaian,” ujar salah satu tokoh yang mendukung petisi tersebut.
Hingga saat ini, pihak Istana Kepresidenan belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut. Namun, isu ini menjadi ujian bagi pemerintah dalam merespons aspirasi masyarakat yang berkembang secara masif di platform digital.
Mengenai Gus Miftah
Gus Miftah dikenal sebagai tokoh agama dengan gaya ceramah yang modern dan sering mengangkat isu-isu toleransi. Ia dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden pada 2021 untuk memperkuat dialog lintas agama di dalam dan luar negeri. Namun, kontroversi yang melibatkan namanya kali ini mengancam kredibilitasnya di mata publik. Dengan berkembangnya jumlah dukungan terhadap petisi ini, kasus tersebut diprediksi akan terus menjadi perhatian utama di ranah politik dan sosial. Apakah pemerintah akan mengambil langkah tegas atau memilih mempertahankan Gus Miftah? Jawabannya kini menjadi sorotan publik.




