Videotron Rp7 Miliar di Bandara Supadio Mangkrak, PKC PMII Kalbar Tuntut Investigasi

Sukron, Ketua PKC PMII Kalbar.
Sukron, Ketua PKC PMII Kalbar.

Pontianak, 18 April 2025 – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Kalimantan Barat (KALBAR) menyuarakan keprihatinannya terkait dua unit videotron bernilai fantastis di Bandara Internasional Supadio yang hingga kini belum juga difungsikan.

Ketua PKC PMII Kalbar, Ahmad Sukron, mempertanyakan kejelasan proyek senilai Rp7 miliar tersebut, terutama dari sisi efektivitas, perencanaan, hingga pengawasan. Ia menilai, videotron yang tak pernah menyala itu mencerminkan pemborosan anggaran yang tidak bisa di toleransi.

“Ini bukan sekadar alat mati, tapi cermin lemahnya tanggung jawab terhadap pengelolaan uang negara. Selama bertahun-tahun hanya jadi hiasan mewah tanpa fungsi. Kami mendesak BPK dan KPK untuk segera melakukan audit menyeluruh,” tegas Sukron.

Baca Juga: Krisantus: Perusahaan Harus Beri Manfaat Nyata untuk Daerah

Menurutnya, kondisi ini jelas merugikan publik dan mencederai prinsip penggunaan anggaran yang seharusnya berdampak langsung bagi masyarakat. Ia juga meminta keterbukaan dari pengelola bandara dan instansi terkait.

“Anggaran negara bukan untuk dipakai coba-coba. Bila sejak awal memang proyek ini gagal secara teknis maupun administratif, maka harus ada pihak yang di mintai pertanggungjawaban, baik secara hukum maupun moral,” tambahnya.

PKC PMII Kalbar berkomitmen untuk terus memantau kasus ini dan berencana membentuk tim advokasi guna memastikan proses hukum berjalan dan keadilan di tegakkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *