FAKTA WARGA – Lautan manusia berpakaian hitam memenuhi jalan-jalan Teheran, ibu kota Iran, pada Sabtu (28/6/2025). Mereka datang untuk mengikuti prosesi pemakaman massal puluhan tokoh penting Iran yang menjadi korban serangan Israel sejak 13 Juni lalu.
Sebanyak 16 ilmuwan nuklir dan 10 pejabat tinggi militer Iran di konfirmasi tewas dalam serangan tersebut. Sebelum akhirnya kedua negara menyepakati gencatan senjata awal pekan ini.
Menurut laporan media pemerintah Iran, prosesi pemakaman di ikuti oleh tokoh-tokoh besar seperti Panglima Angkatan Bersenjata Iran Mohammad Bagheri. Komandan Garda Revolusi Hossein Salami, dan Kepala Pasukan Udara Garda Revolusi Jenderal Amir Ali Hajizadeh.
Baca Juga: Eskalasi Konflik Iran-Israel: Serangan dan Ancaman Intervensi AS
Puluhan peti jenazah diarak mengelilingi Alun-Alun Azadi, di saksikan ribuan pelayat. Foto-foto para korban dan bunga mawar terlihat menghiasi peti jenazah mereka. Pemerintah menyebut upacara ini sebagai “Pemakaman untuk Kekuatan Martir”.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian hadir langsung di lokasi pemakaman. Bersama tokoh senior Ali Shamkhani, yang sebelumnya terluka dalam serangan di Teheran. Shamkhani di kenal sebagai salah satu orang kepercayaan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Kementerian Kesehatan Iran mencatat jumlah korban tewas akibat rentetan serangan Israel mencapai 610 jiwa, termasuk di antaranya 13 anak-anak dan 49 perempuan. Selain itu, lebih dari 4.700 orang di laporkan mengalami luka-luka.




