Fakta Warga, – Distrik Wanam, Kabupaten Merauke. Provinsi Papua Selatan, mencatat sejarah baru dengan suksesnya panen perdana padi yang menghasilkan 2,5–2,8 ton per hektare. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Papua mampu menjadi pusat pertanian strategis contohnya padi. Sekaligus menandai babak baru dalam program cetak satu juta hektare sawah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Transformasi Pembangunan Nasional
Freesca Syafitri, Pengamat Ekonomi dan Kebijakan Publik, menyoroti dampak strategis pencapaian ini. “Ini bukan sekadar kemajuan ketahanan pangan, tapi juga bukti keberhasilan politik pembangunan nasional yang lebih adil secara spasial dan sosial,” ujarnya (23/5/2025).
baca juga: Usul Pensiun ASN 70 Tahun Ditanggapi MPR: Bisa Kurangi Rekrutmen Pegawai Baru
Keberhasilan panen di Wanam mematahkan anggapan lama tentang ketidaklayakan Papua sebagai lahan pertanian. Survei tanah dan air membuktikan wilayah ini memiliki kesesuaian tinggi untuk budidaya padi, terutama dengan penggunaan varietas adaptif seperti Inpara dan metode tanam berbasis potensi lokal.
Dari Berburu ke Bertani: Revolusi Sosial
Lebih dari sekadar angka produktivitas, proyek ini menandai transformasi sosial mendasar. Masyarakat lokal yang tradisional bergantung pada berburu perlahan beralih ke pertanian melalui pendekatan edukatif.
“Pembangunan sejati terwujud ketika terbentuk agricultural citizenship—kesadaran masyarakat akan perannya dalam sistem pangan,” tegas Freesca. Pendekatan rendah input kimia dan berbasis kearifan ekologis di Wanam juga menjadi model pertanian berkelanjutan yang resilien terhadap perubahan iklim.
Geopolitik Pangan Baru
Keberhasilan ini menggeser narasi ketahanan pangan yang selama ini terpusat di Jawa dan Sumatera. “Papua kini bukan sekadar penyangga, tapi subjek aktif dalam arsitektur pangan nasional,” jelas Freesca.
Dengan dukungan kebijakan berkelanjutan, Papua Selatan berpotensi menjadi episentrum baru lumbung pangan Indonesia, sekaligus bukti bahwa pembangunan inklusif di wilayah timur bukanlah impian semata.




