Berita  

KNPI Kota Pontianak Dukung Penuh Pasar Murah Jelang Idul Adha

foto zean novrian ketua KNPI Kota Pontianak
KNPI Kota Pontianak Dukung Penuh Pasar Murah Jelang Idul Adha

Fakta Warga, Pontianak, 20 Mei 2025 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pontianak menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemerintah Kota Pontianak yang menggelar pasar murah menjelang perayaan Idul Adha 1446 H. Program ini di nilai sebagai langkah strategis untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah tantangan ekonomi saat ini di Kota Pontianak.

Apresiasi dan Komitmen KNPI Pontianak

Zean Novrian, S.H., Ketua KNPI Kota Pontianak terpilih periode 2025-2028, mengungkapkan apresiasinya atas kebijakan tersebut. “Kami melihat ini sebagai bentuk nyata kepedulian Pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menyambut momen penting keagamaan seperti Idul Adha,” ujarnya dalam keterangan resmi yang di terima media Fakta Warga.

Baca juga: Komisi IV DPRD Kalbar Bahas Proyek Tol Pontianak –Kijing di Kementerian PU

Lebih lanjut, Zean menegaskan kesiapan KNPI Pontianak untuk terlibat aktif baik dalam pelaksanaan di lapangan maupun sosialisasi ke masyarakat. “Pemuda harus menjadi ujung tombak dalam gerakan sosial seperti ini. Kami telah mengkoordinasikan relawan untuk membantu pendistribusian dan memastikan program ini tepat sasaran,” tambahnya.

Mekanisme Pasar Murah Pemerintah Kota Pontianak

Berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan Kota Pontianak, pasar murah akan di gelar di lima titik strategis mulai. 25 Juni hingga 30 Juni 2025. Masyarakat dapat membeli sembako dengan harga. 20-30% di bawah pasaran, termasuk daging sapi dan ayam yang menjadi komoditas utama saat Idul Adha.

KNPI berperan sebagai:

  1. Fasilitator: Membantu pendataan penerima manfaat
  2. Edukator: Mensosialisasikan program ke wilayah pelosok
  3. Pengawas: Memastikan transparansi distribusi barang

Dampak dan Harapan

Inisiatif ini di harapkan dapat:
– Meredam inflasi harga sembako jelang hari raya
– Memperkuat ketahanan pangan masyarakat
– Meningkatkan partisipasi pemuda dalam pembangunan

“Kolaborasi semacam ini menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah-organisasi masyarakat dapat menciptakan solusi nyata,” pungkas. Zean (Ketua KNPI Pontianak), seraya mengajak pelaku UMKM lokal turut berkontribusi.

Pemerintah Kota Pontianak mencatat, tahun lalu program serupa berhasil menjangkau 12.000 kepala keluarga dengan penyerapan anggaran mencapai Rp3,5 miliar. Untuk 2025, target di tingkatkan menjadi 15.000 KK dengan tambahan komoditas seperti minyak goreng dan gula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *